Celotehan - Politik

Perjuangan Oposisi Mengembalikan Demokrasi

Miris, ketika mendengar majalah TIME telah merilis berita bahwa negeri ini sedang mengalami kemunduran demokrasi.

Bukan tanpa alasan. IKN akan dipimpin oleh ketua Otoritas Ibu Kota yang ditunjuk langsung oleh Presiden. Hal tersebut adalah mencoreng cita-cita reformasi untuk membangkitkan kembali demokrasi di negeri ini.

Jokowi kemunduran demokrasi

Ditambah lagi rakyat dipertontonkan dengan berbagai macam pelanggaran etik.

Dimulai sejak pelemahan KPK, isu 3 periode, keputusan Mahkamah Konstitusi dan sepertinya sudah tidak perlu disebutkan beberapa banyak lagi karena berbagai kabar mengejutkan tersebut sudah menjadi timeline pada seluruh media mainstream.

Ironi. Pun karena perjuangan para tokoh politik, ahli hukum, kaum intelektual yang masih memiliki hati nurani. Serta kasak kusuk dikalangan rakyat. Hanya dianggap angin lalu oleh rezim penguasa.

Sepertinya tidak mungkin, kabar desas desus tentang ketidakpuasan rakyat tidak sampai ke istana.

Namun apa daya. Fakta menunjukkan bahwa demokrasi dan kekuatan rakyat di negeri ini sungguh lemah. Tidak ada satupun gerakan yang dapat menghentikan laju sang penguasa.

Pelanggaran demi pelanggaran kampanye, seolah menjadi hal yang lazim ketika dilakukan oleh penerus kekuasaan.

Toh dengan percaya diri, hasil survey kepuasan rakyat atas kinerja sang raja. Kata mereka masih dikisaran 80%.

Pemilu 2024 adalah secercah harapan. Untuk rakyat agar dapat mengembalikan nilai-nilai demokrasi pada definisi yang sesungguhnya.

Misi memenangkan oposisi adalah misi kemenangan rakyat. Merapatkan diri pada barisan para pejuang. Melakukan apapun yang dapat dilakukan.

Berharap takdir Tuhan berpihak pada tegaknya nilai-nilai demokrasi.

Karena insya Allah kemenangan oposisi, bukan hanya kemenangan partai. Bukan kemenangan Anies-Muhaimin atau Ganjar-Mahfud.

Melainkan kemenangan seluruh rakyat Indonesia.

Salam perubahan☝

Demo Title

Demo Description


Introducing your First Popup.
Customize text and design to perfectly suit your needs and preferences.

This will close in 20 seconds

Selayang Pandang
Blog
Home
Lalala
Lilili

This will close in 0 seconds